Tempat asal:
Henan, Cina
Nama merek:
SF
Nomor model:
L2
Hubungi kami
Singa batu paling awal yang masih ada di China adalah peninggalan Dinasti Han Timur. Tubuh singa batu di Dinasti Han sering diukir dengan sayap. Singa batu awal terutama digunakan sebagai penjaga istana dan makam. Sekitar Dinasti Liao dan Jin, singa batu menjadi lebih banyak digunakan. Sosok mereka mulai muncul di kepala jembatan dan pilar pagar. Singa batu ini seringkali memiliki bentuk yang berbeda dan hidup. Misalnya, singa batu di Jembatan Lugou Beijing adalah perwakilan dari periode ini. Setelah Dinasti Song, singa batu cenderung lebih indah, dengan dekorasi dan lonceng di lehernya. Pada dinasti Ming dan Qing, bentuk singa batu akhirnya dibentuk dengan pembentukan makna simbolis. Misalnya, singa batu di depan gerbang ditempatkan secara teratur dan simetris, dan posisinya sama dengan kebiasaan pria kiri dan wanita kanan. Artinya, ketika orang keluar dari gerbang, singa jantan ditempatkan di sisi kiri orang tersebut, sedangkan singa betina berada di sisi kanan. Cakar depan kiri singa betina kanan cenderung membelai anak singa atau anak singa berbaring di antara dua cakar depan, Singa jantan di sisi kiri sering bermain dengan hydrangea di cakar depan kanannya atau meletakkan hydrangea di antara dua cakar depannya. Keduanya bertepatan, melambangkan "transmisi dari generasi ke generasi".
| Nama | Patung Singa Batu Marmer |
| Bahan Baku | Marmer |
| Teknik | 100% Ukiran Tangan dan Dipoles Tinggi |
| Daya Tahan | 50 tahun |
| Warna yang tersedia | Putih, abu-abu |
| Permukaan | Dipoles |
| Ukuran | Disesuaikan |
| Aplikasi | Kuil Hotel Plaza Taman, Istana |
| Negara Pengekspor | AS, Rusia, Meksiko, Prancis, Inggris, Jerman, Bahrain, Turki, Singapura, Filipina, Malaysia, Vietnam, dan Australia |
![]()
Kirimkan pertanyaan Anda langsung kepada kami